Biaya Notaris dan Pajak Saat Jual Beli Properti
Banyak pembeli baru terkejut saat menemukan biaya tambahan di luar harga rumah. Biaya notaris, pajak, dan administrasi memang tidak bisa dihindari. Namun besarnya bisa diperkirakan bila Anda tahu rinciannya. Memahami pos biaya ini membantu Anda menyiapkan dana dari awal.
Macam Biaya dalam Jual Beli Properti
Biaya yang muncul di luar harga aset meliputi biaya notaris dan PPAT, pajak penghasilan penjual, pajak bumi dan bangunan, biaya appraisal bila memakai KPR, serta biaya admin bank.
- Notaris dan PPAT untuk akta jual beli serta pemindaian hak
- Pajak penghasilan atas nilai yang diterima penjual
- Pajak bumi dan bangunan untuk tahun berjalan
- Biaya appraisal dan admin bank bila memakai KPR
Biaya Notaris dan PPAT
Notaris menghitung honor sesuai ketentuan yang berlaku. PPAT dihitung dari nilai transaksi. Keduanya masuk dalam satu paket biaya yang dibayar di kantor notaris saat penandatanganan akta.
Pajak Penghasilan Penjual
Penjual kena pajak penghasilan atas nilai yang diterima dari penjualan. Tarifnya berbeda untuk penjualan pertama dan penjualan berikutnya. Penjual biasanya sudah melunasi pajak tahun sebelumnya. Karena itu, ada pajak yang harus dibayar penuh pada tahun penjualan itu sendiri.
Pajak Bumi dan Bangunan
Pajak bumi dan bangunan menjadi tanggung jawab penjual sampai saat serah terima. Pembeli meneruskan setelah tanggal yang tertulis di dalam akta.
Contoh Simulasi Biaya
Misalkan harga rumah lima ratus juta rupiah. Biaya notaris dan PPAT umumnya berada di kisaran dua sampai lima persen dari nilai transaksi. Pajak penghasilan diambil dari penjual, sedangkan biaya appraisal dan admin bank menambah satu sampai dua persen bila memakai KPR. Total biaya di luar harga bisa mencapai lima sampai sepuluh persen dari nilai beli.
Siapa Membayar Apa
Pembagian biaya ini perlu dibicarakan sejak awal agar tidak terjadi perselisihan. Biaya notaris dan PPAT umumnya ditanggung pembeli. Pajak penghasilan menjadi beban penjual. Pajak bumi dan bangunan dibayar penjual sampai tanggal serah terima, lalu menjadi beban pembeli setelahnya. Biaya appraisal dan admin bank ditanggung peminjam KPR.
Biaya yang Sering Terlupakan
Beberapa pos kecil sering terlewat saat menghitung anggaran. Di antaranya biaya pemindahan rekening, meterai, serta ongkos administrasi. Rencanakan pos ini agar tidak menggagalkan pembayaran di hari terakhir.
Tips Menghitung Anggaran
- Siapkan dana tambahan sekitar sepuluh persen dari harga aset
- Minta rincian tertulis dari notaris sebelum akta ditandatangani
- Pastikan batas waktu pembayaran PBB sudah jelas
- Simpan semua bukti pembayaran untuk keperluan pajak tahunan
Ringkasan
Biaya jual beli properti bukan biaya tambahan yang tidak terduga, melainkan bagian dari proses. Selama Anda meminta rincian sejak awal, jumlah ini bisa direncanakan. Dana yang disiapkan lebih awal membuat transaksi berjalan lebih cepat dan aman.
Wawasan Pasar
Jul 21, 2026
Cara Menghitung ROI Properti Sewa
Cara menghitung rasio balik modal dan waktu balik modal properti sewa, lengkap dengan contoh perhitu...
Jul 21, 2026
Panduan Pemula untuk Investor Properti Sewa
Langkah dasar menjadi investor properti sewa, mulai dari menyiapkan unit, menghitung biaya, sampai m...
Jul 21, 2026
Tips Memilih Zona atau Kawasan Tempat Tinggal
Faktor penting dalam memilih kawasan: jarak, fasilitas, keamanan, utilitas, dan prospek nilai jangka...